HALAL FOOD IN TAIPEI #03

0 views

Kemarin waktu aku pergi ke salah satu mall untuk ngeliat kehidupan dan udara segar sembari nyari ide, ada anak remaja yang nyamperin aku~

Biasanya aku senang banget ketika ketemu mereka yang ngenalin aku soalnya kami bisa ngobrol meski cuma sebentar. Tapi beda dengan yang ini. Hati aku justru ngerasa sedikit, hmmm, sedikit apa yah??
Tau gak apa yang bikin aku ngerasa kayak gitu?

“Kak, cita-cita aku tuh mau jadi orang terkenal. Please Kak, bantuin aku dong. Please…”

Aku bengong.
(kemudian mikir, “apa aku terlihat seperti Doraemon?”)

“Kakak bisa gak promote IG aku? Biar aku dikenal banyak orang. Please Kak. Aku bakal ngelakuin apapun yang Kakak mau kalo Kakak bantuin aku.”

ASLI. AKU SHOCK.

Aku langsung mikir gini tau gak:
ini kira-kira ada berapa banyak remaja yang mikirnya kayak gini?
emang segitu pentingnya yah promote IG?
mau ngelakuin apapun kalo dibantuin?

Letak permasalahannya sih bukan di : “apa AKU bisa bantu?”
tapi lebih ke : “apa yang KAMU punya sehingga aku bisa bantu?”

Ini sama aja kayak kita pengen jadi penyanyi, tapi kita gak mau tuh yang namanya ikut latihan vocal, dimarahin sama guru nyanyi, ngabisin banyak waktu untuk ini-itu buat bekal jadi seorang penyanyi.

Pokoknya mau kayak Blackpink, IU, Raisa secepat mungkin!

pengen jadi penyanyi — mengkhayal — tidur — bangun — tadaaaa~ langsung deh jadi penyanyi terkenal kayak Blackpink.
Wohoooo….
💭💭💭
(ini kalo di video, emoticon bubble think-nya udah penuh satu layar hahaha)

Oke, taruh nih, kita bisa kayak gitu. jadi penyanyi terkenal dengan satu kedipan mata. Lalu hasilnya bakal kayak apa?

Kita hanya akan jadi penyanyi tanpa isi, yang bahkan gak akan bersinar dengan maksimal. Kenapa? Ya karena persiapan dan amunisi kita belom matang.

AH! Andai ngomong kayak gini semudah nulis.
Andai saat itu aku punya waktu lebih untuk kasih pemahaman ini ke dia~

Melihat ekspresi muka dia kemarin, kayaknya dia pikir aku akan dengan mudahnya meng-iya-kan permintaan dia deh.

Tapi maaf, tidak dengan hal ini. Permintaan semacam ini tidak akan pernah mudah untukku. Karena aku sangat percaya dan menghargai arti sebuah proses.

Jadi aku jawab gini ke dia:
“Kamu harus berusaha sendiri~ Temuin jalan kamu sendiri supaya hasilnya pun akan tahan lama”

Kemudian gantian dia yang bengong.

Bukan karena dia ngerasa seperti Nobita yang ditolak sama Doraemon hahaha. Tapi bengong karena dia kurang paham maksudku..
(Ah Ia, harusnya kamu jangan pakai bahasa alien biar dia ngerti!)

Aku cuma mau bilang gini ke kalian…

Apapun tujuan hidup kita;
Komikus
Designer
Dokter
Selebriti
Pelukis
Consultant
________
________
________

(kalian bisa sesuaikan dengan keinginan kalian)

Gak ada satu orang pun yang bisa “dandanin” diri kita menjadi _________ selain diri kita sendiri.

Kita gak bisa mengharapkan orang lain untuk melakukan proses-proses yang harusnya kita lakukan agar apa yang kita mau tercapai.

Kita gak bisa bergantung sama orang lain tanpa melakukan apapun.

Kita harus mengandalkan “sosok” yang ada di dalam diri kita untuk jadi seperti yang kita mau.

Hah? Sosok di dalam diri kita?
Maksudnya kepribadian ganda?

Please deh, kalian harus mencerna dan melihat lebih luas agar mengerti maksudnya.

Intinya…
meskipun berat, meskipun prosesnya panjang banget, meskipun rasanya kita gak “sampai-sampai” tapi kita harus bisa jalani dan lewati satu persatu tanpa harus skip apapun.

Kalian paham kan maksudku?

Toh, kalian gak berjuang sendiri kok. Ada aku — yang juga masih dalam tahap berjuang. Jadi kenapa kita harus menyerah terlalu awal dengan melakukan shortcut?

xoxo,

alien berharap semoga semuanya berjalan dengan baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *