pohon kurma

Mengenal Buah Kurma Lebih Dekat

5 views

Buah kurma merupakan makanan favorit sebagai pelengkap ketika berbuka puasa. Apakah kamu tahu secara detail tentang buah kurma ini? Lho, jadi selama ini hanya cuman tahu bahwa buah kurma itu manis? Duuh dek, Yuk simak bahasan cumibunting tentang buah kurma.

Asal Muasal Buah Kurma

buah kurma

Buah kurma yang notabene buah favorit bagi seluruh umat Islam di dunia. Buah yang berbentuk panjang dan kehitaman ini berasal dari negeri Timur Tengah, tepatnya Saudi Arabia. Pohon kurma hidup di daerah gurun pasir dan tingginya bisa mencapai 30 – 35 m. Pohonnya dibagi menjadi dua jenis, pohon kurma jantan dan betina. Untuk membedakannya gampang, bunga untuk pohon kurma jantan jauh lebih besar dibandingkan dengan yang betina. Ukuran buah ini 2 – 7,5cm dan berbentuk lonjong. Warnanya pun beragam, ada yang berwarna coklat kehitaman, coklat muda, maupun coklat kemerahan. Nah, 8000 tahun yang lalu buah kurma dikembangkan dan dibudidayakan di kawasan Babilonia.

Pandangan Mengenai Buah Kurma

Pandangan mengenai buah ini dibagi menjadi dua sudut pandang yaitu dari sisi teori agama Islam dan sisi sains. Yuk mari dibaca dengan seksama.

Ontologi Kurma Menurut Teori Islam

Ontologi adalah kajian filsafat paling kuno dari Yunani yang membahas mengenai keberadaan sesuatu yang bersifat konkret.

Sebagaimana sabda Rasul : “Kurma ‘Ajwah itu berasal dari Surga, ia adalah obat dari racun” ( HR. Ibnu Majah dengan sanad yang shahih). Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman “Di bumi itu ada buah buahan dan pohon kurma yang memiliki kelopak mayang.”  (Q.S. Ar-Rahman: 11)

Ibnu Kasir pernah berkata bahwa “Allah menyebutkan buah kurma ini secara khusus karena kemuliaan dan manfaat yang terkandung di dalamnya, baik ketika masih basah maupun kering.”

“Dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun- susun.” (Q.S.Qaaf: 10) “Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanam-tanaman pohon kurma yang bercabang dan tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebagian tanam-tanaman di atas sebagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.”

Epistemologi Kurma Menurut Teori Islam

“Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon ituakan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, Maka katakanlah, ‘Sesungguhnya Aku telah bernazar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini.’” (QS. Maryam: 25-26).

Ayat diatas menjelaskan bahwa ini adalah salah satu tandakekuasaan Allah SWT. Sebab, diriwayatkan bahwa pohon kurma itu pohon yang kering, tidak berkepala dan tidak berbuah, sedang ketika itu adalah musim dingin. Maka Allah swt menurunkan rezeki baginya, lalu dijadikanlah bagi pohon kurma ini kepala, daun, dan buah. Ini adalah riwayat yang dikuatkan dengan dalil (Ahmad Musthofa Al-Maraghi, Op.Cit jilid 16, hlm.71-72).

Dalam hal ini berarti kandungan buah kurma yang begitu bermanfaat bagi manusia pertama kali didapat dari informasi firman Allah di dalam Al-Qur’an. Nah, untuk itu pengetahuan yang didapat dari umat muslim awalnya adalah dari Al-Qur’an dan Al-Hadits.

Aksiologi Kurma menurut Teori Islam

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullaah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam Tafsirnya: “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah.” (Tafsir Ibnu Katsir, tahqiq oleh Hani al-Haj V/168, cet. Al-Maktabah at-Taufiqiyah, Mesir.)

Dokter Muhammad an-Nasimi dalam kitab-nya, ath-Thibb an-Nabawy wal ‘Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia di atas secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan jabang bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh.” (Dinukil oleh Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilaly dalam Shahih at-Thibb an-Nabawy Fi Dha-il Ma’arif ath-Thabiyyah wal ‘Ilmiyyah al-Haditsah, hal. 399, cet. Maktabah al-Furqaan, th. 1424 H.)

Sa’ad ra mendengar Rasulullah bersabda, “Barang siapa memakan tujuh butir kurma ajwah di pagi hari, maka racun dan sihir tidak akan membahayakannya pada hari itu.” (HR. Bukhari).

Dalam kitabnya, Zad Al-Ma`ad, Ibnu Qayyim menyebutkan bahwa kurma dapat menguatkan perut yang dingin, menyamankannya dan menyuburkan badan. Ia termasuk buah yang paling mulia dan paling bermanfaat. Ia adalah raja buah-buahan, penguat lever, dan pelembut tabiat. Ia adalah buah yang paling banyak memberikan nutrisi. Memakannya sebelum makan pagi dapat membunuh cacing. Panas yang dikandungnya adalah penawar racun. Oleh karena itu, apabila ia dimakan secara terus-menerus sebelum makan pagi, maka ia dapat melemahkan cacing dan menguranginya. Ia adalah makanan, obat, minuman, dan manisan sekaligus.

Membatasi ifthar dengan kurma saja memiliki manfaat medis yang besar, yaitu masuknya nutrisi ke dalam perut secara bertahap sampai ia siap menerima makanan setelah itu. Tentang hal ini, Ibnu Qayyim berkata, “Ifthar Nabi SAW ajaran yang sangat bijak. Puasa mengosongkan perut dari makanan, sehingga lever tidak mendapatkan didalamnya sesuatu yang dapat diserap dan disebarkan ke seluruh tubuh. Dan makanan yang manis adalah sesuatu yang paling cepat sampai ke lever dan paling disukainya. Apalagi jika makanan itu adalah kurma, karena ia adalah suci.”

Salamah binti Qais meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Berikanlah kurma kepada wanita yang akan melahirkan, agar anaknya menjadi murah hati. Itu adalah makanan Maryam saat akan melahirkan Isa. Sekiranya Allah mengetahui ada yang lebih baik dari itu, tentu Dia akan telah memberikannya kepadanya.” Dalam hadits, dikatakan juga bahwa “Rumah yang tidak ada tamr (kurma kering) di dalamnya, akan membikin lapar penghuninya” (HR. Muslim no. 2046). Selain itu di dalam hadits lain juga diseutkan bahwa “Rumah yang tidak ada tamr (kurma kering) di dalamnya, seperti rumah yang tidak ada makanan di dalamnya” (HR. Ibnu Majah no. 3328)

Dari Sudut Pandang Sains

1. Ontologi kurma menurut teori sains

Pohon kurma (Phoenix Dactylifera) temasuk famili Palmae. Dia temasuk golongan tumbuhan berkeping tunggal (monokotil), tersusun oleh batang yang pajang dan tegak lurus tanpa cabang, yang berujung pada sekumpulan daun yang besar dan lebar di bagian atasnya. Tumbuhan ini mirip dengan pohon enau dengan buah yang lebat dan rasa buahnya manis. Buah tanaman ini, umum dikonsumsi di daerah Timur Tengah karena asal tumbuhan ini dari sana. Pohon ini dikembangkan terutama untuk diambil buahnya dan telah ditanam 8000 tahun yang lalu, terutama di Babilonia. Banyak ditemukan di padang pasir (kering) dan bisa mencapai tinggi 30-35 meter. Mulai berbunga setelah umur 6-16 tahun, ada dua jenis jantan dan betina dengan bentuk bunga lebih besar untuk yang berjenis jantan. Buah kurma berbentuk lonjong dengan ukuran 2-7,5 cm dengan warna yang bermacam-macamantara coklat gelap, kemerahan, kuning muda dan berbiji.

Berikut adalah klasifikasi ilmiah kurma:

Kingdom                        :           Plantae

Divisio                            :           Magnoliophyta

Kelas                              :           Liliopsida

Ordo                               :           Arecales

Suku                               :           Arecaceae

Marga                            :           Phoenix

Spesies                           :           Phoenix dactylifera

Nama binomial              :           Phoenix dactylifera L.

2. Epistemologi kurma menurut teori sains

Dipandang dari sisi sains, kandungan kurma diketahui melalui berbagai macam penelitian yang ilmiah. Salah satu bentuk penelitiannya yaitu melalui analisis kimia. Melalui analisis kimia, diketahui bahwa kurma mengandung berbagai macam zat yang sangat berguna bagi tubuh manusia. Dengan kata lain, penelitian-penelitian tersebut merujuk pada sebuah kesimpulan bahwa kurma merupakan salah satu buah yang mempunyai gizi yang lengkap.

 3. Aksiologi kurma menurut teori sains

Komposisi buah kurma terdiri atas 70% zat gula, 20% protein, 3% lemak, dan 7% sisanya adalah zat-zat lain. Gula yang terdapat dalam kurma antara lain berupa glukosa dan fruktosa. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti kalsium, potassium, dan zat besi. Buah kurma juga mengandung sejumlah vitamin B dan C.

Kandungan Gizi Buah Kurma

kurma

Nah, buat kamu yang belum tahu kandungan gizi yang terdapat pada kurma, di bawah ini kandungan nutrisi buah kurma dalam 100 gr bahan.

Komposisi Kimia Kurma Segar Kurma Kering
Kalori 142 Kkal 274 – 293 Kkal
Air 31,9 – 72,5 g 7,02 -6,1 g
Protein 0,9 – 2,6 g 1,7 – 3,9 g
Lemak 0,6 – 1,5 g 0,1 – 1,2 g
Karbohidrat 36,6 g 72,9 – 77,6 g
Fiber 2,6 – 4,5 g 2,0 – 8,5 g
Abu 0,5 – 2,8 g 0,5 – 2,7 g
Kalsium 34 mg 59 – 103 mg
Fosfor 350 mg 63 – 105 mg
Besi 6,0 mg 3,0 – 13,7 mg
Potassium (Kalium) 648 mg
Vitamin A (β karoten) 110 – 125 mcg 15,60 mg
Tiamin 0,03 – 0,09 mg
Riboflavin 0,10 – 0,16 mg

Manfaat Buah Kurma

Ilmu kedokteran modern telah banyak membahas kurma melalui kajian-kajian, penelitian –penelitian akademis dan lapangan yang terus berkembang. Kajian-kajian dan penelitian-penelitian ini membuktikan bahwa kurma memiliki banyak manfaat, diantaranya:

  • Tidak mentransfer bakteri, mikroba, dan ulat yang ada di dalamnya.
  • Dapat memusnahkan amuba.
  • Dapat membunuh bakteri yang mungkin menyerang manusia.
  • Kurma adalah makanan dan obat paling penting bagi para astronot dan lebih sehat daripada kaviar.
  • Mengandung zat yang dapat merangsang kontraksi rahim dan menguatkan otot-ototnya pada bulan-bulan terakhir kehamilan sehingga dapat membantu proses kelahiran.
  • Dapat membersihkan usus besar dan menurunkan tekanan darah.
  • Mengandung vitamin A, B1, B2, dan D disamping berbagai macam gula yang berstruktur sederhana.

Semoga bermanfaat buat kamu yang membacanya ya. Keep open your mind to learn something! Salam Cumibunting!

Sumber : 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *