tips menghindari multitasking

Tips Menghindari Multitasking Dalam Pekerjaan

19 views

Kamu tahu ngga sih multitasking itu bagus untuk kita atau ngga? Sebenarnya banyak sekali tips tips menghindari multitasking ketika kamu bekerja di suatu perusahaan atau pun multitasking di rumah. Oh iya, belum terjawab, multitasking kata beberapa ahli merupakan ide buruk untuk melakukan aktivitas sehari hari. Mengapa? Karena multitasking memiliki dampak negatif bagi pelakunya. Ketika kamu terlalu sering melakukan multitasking maka secara tidak langsung menurunkan daya ingat pada otak kamu.

Apaan sih multitasking itu?

bahaya multitasking bagi otak

Pengertian multitasking adalah ketika kamu mengerjakan dua atau lebih pekerjaan dalam satu waktu. Kamu membutuhkan konsentrasi lebih untuk melakukannya. Efek sampingnya adalah pekerjaan yang kamu kerjaan tidak akan maksimal. Mengapa? Karena konsentrasimu terpecah menjadi dua atau lebih. Bayangkan jika kamu mengerjakannya dalam satu waktu, kamu harus sering switch pekerjaan itu.

Berikut merupakan tips tips menghindari atau meminimalisir multitasking :

1.      Jauhkan handphone di saat bekerja

Ketika kamu membutuhkan konsentrasi penuh dalam suatu pekerjaan, usahakan gadget mu jauh dari jangkauanmu. Atau jika tidak bisa jauh dari handphone (gadget), maka kamu bisa men-setting nya dengan kondisi silent tanpa diset getar. Yakinlah ketika kamu dengan mudah bisa menjangkau gadget kamu, sesekali bahkan sering kali kamu terus mengecek gadgetmu. Entah notifikasi email, maupun yang lain. Oke katakanlah itu penting, jika yang diterima merupakan notifikasi yang kurang penting bagaimana? Hal ini bisa memecah konsentrasimu. Luangkan waktu sekitar 10 – 15 menit untuk membalas semua email yang masuk ataupun chat dari orang lain.

2.      Usahakan tidak membuka media sosial selama bekerja

Tutup semua social media yang ada di tab browsermu. Secara tidak langsung akan mengganggumu ketika kamu ingin mencari informasi terkait pekerjaanmu. Kamu akan terpicu untuk membukanya, ketika muncul notifikasi di social media tersebut. Lain cerita jika kamu seorang social media spesialist, justru kamu harus lebih banyak membuka social medianya. Haha.

3.      Buat timeline untuk sehari kegiatan

Buatlah jadwal selama sehari agar waktu yang kamu pergunakan dalam sehari bisa dimanage dengan baik. Meskipun tidak saklek, tetapi setidaknya bisa membantumu untuk mengatur jadwalmu.

4.      Meminta pengertian jika banyak interupt

Terlalu banyak gangguan (interupt) dari rekan kerja maupun atasan sekalipun bisa mempengaruhi konsentrasimu dalam bekerja. Minta lah pengertian kepada mereka ketika kamu sudah terlalu banyak interupt dari mereka. Atau kamu juga bisa bilang “Nanti saja ya, kalau kerjaan sudah beres.” Simpel dan tidak mengecewakan teman kerjamu.

5.      Hindari terlalu banyak meeting

Terlalu banyak meeting akan membuatmu jobless alias kamu akan kesulitan untuk menyelesaikan kerjaanmu sendiri.

6.      Usahakan tidak menerima job dalam satu waktu

Ketika kamu sudah ada timeline sendiri sebisa mungkin untuk tidak mengalokasikan waktu tersebut untuk menerima job yang lain alias dalam satu waktu ditambah lebih dari dua job. Kamu bisa mengalokasikan pada waktu yang lain. Jadi tidak mengganggu timelinemu.

7.      Istirahatlah jika merasa capek

Dan yang terpenting adalah istirahat ketika kamu merasa capek karena dengan beristirahat bisa merefresh otakmu untuk berkonsentrasi maksimal kembali. Meskipun begitu, jangan terlalu lama untuk beristirahat, hal ini bisa mengganggu ritme semangat kerjamu.

Oke guys, sebisa mungkin hindarilah yang namanya multitasking. If you do it, just waiting for the broken. Salam Cumibunting!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *